Wednesday, April 23, 2008

Makan di Pizza Hut Pertama Kali

Senin kemarin aku ikut silaturahim Tim CIC (ComLabs IT Course) pertama kali sejak aku bergabung dengan mereka. Aku merupakan anggota baru di tim ini. Baru akhir bulan Februari kemarin aku gabung di tim pengembang sistem informasi CIC. Senin sore kami berkumpul dulu di ComLabs. Pukul 17.45 kami baru berangkat dengan tujuan Jonas Studio dan Pizza Hut Dago. Sampai di Jonas pukul 17.55. Di sana pun kami menunggu antrian untuk pemotretan hingga pukul 19.00. Setelah selesai kami meluncur ke Dago untuk makan Pizza Hut. Aku punya agenda lain yang cukup penting ba'da isya. Bagaimana ini? "Ah, nanti nyusul aja deh." pikirku. Pas lagi makan, aku mendapat pesan singkat dari teman bahwa agenda yang dimaksud di atas dibatalkan. Bisa tenang deh. Baru kali ini aku masuk ke Pizza Hut dan makan di sana. Tapi kalau makan produknya sih pernah, dulu. Sudah lama banget sih, waktu masih SMP kalau tidak salah. Waktu belum ada mall di Tegal. Waktu Tegal belum seramai sekarang. Waktu itu ayahku beli dari Cirebon (padahal beliau tidak suka lho), kota terdekat dari Tegal yang ada mall-nya kala itu. Sampai rumah, ya ..., begitu lah. Baru kerasa bedanya pas makan kali ini. Enak sih..., tapi jangan dibiasakan lah. Tidak baik. Makan di McDonalds pun aku baru satu kali, di Jogja bersama teman-teman pas mau UM-UGM. Kalau KFC sih lumayan sering dulu, bareng teman-teman juga, dan makan di KFC terakhir kali sekitar satu setengah tahun lalu. Aku tidak pernah makan bersama keluarga di tempat seperti itu, seingatku. Makan makanan seperti ini memang bukan budaya keluargaku. Kami lebih menyukai makanan lokal, terutama Jawa. Lha wong waktu keluarga melancong ke Bandung aja lebih mengutamakan makan di warung milik orang Jawa. Sampai sekarang pun kami masih suka makan sega lengko, sega langgi, ponggol setan, yang harganya sangat murah sekali. Dan juga makanan khas Tegal lainnya seperti soto Talang. Kalau ke Solo atau Wonogiri, baru sate kambing khas daerah sana. Beruntung lah aku dilahirkan dan dibesarkan di keluarga yang sederhana, tidak suka hidup berlebih-lebihan. Di Bandung pun aku masih cukup bisa menjaga hati untuk hidup sederhana.

Saturday, April 19, 2008

Laptop PS3



Barusan browsing internet nyasar ke artikel yang membahas sebuah produk keren, laptop PS3. Tidak disebutkan nama resminya. Pokoknya produk ini merupakan hasil kloning antara laptop dan Sony PlayStation 3, buatan Ben Heck[1]. Katanya sih saat ini cuma ada satu buah saja di bumi tempat kita berpijak ini. Produk ini dilelang di eBay dan saat artikel ini ditulis, tawaran tertinggi adalah US $ 17,300. Berikut ini spesifikasi singkatnya:
  • Original backwards compatible 60GB model
  • 17-inch LCD HDTV screen: 720p
  • HDMI-DVI connection
  • Built-in keyboard, USB ports, stereo speakers, headphone jack
  • Size: 17 x 13.75 x 3-inches
  • Weight: 16 pounds!
Untuk melihat lebih banyak gambar dan video produk ini, kunjungi halaman ini. Produk ini masih relatif baru. Sebelumnya Ben Heck sudah membuat laptop Wii dan laptop Xbox 360. Tapi aku tidak tahu apakah dulu kedua produk tersebut juga dilelang/dijual atau tidak. Ayo, adakah yang ingin laptop PS3 terdampar di Indonesia? Menangkan lelangnya dong sebelum ditutup, nanti kita main bersama deh. PS3 asli saja aku belum pernah melihatnya langsung.
[1] Ben Heck itu nama orang, bukan nama pabrikan.

Tuesday, April 15, 2008

Sentuhan Pertama dengan AJAX: Mengirim Data ke Server dengan Method GET

Setelah kita selesai ta'aruf beberapa waktu yang lalu, kita lanjutkan proses ke khitbah dan proses inti. Untuk melakukannya kita harus mempunyai kemampuan dasar (minimal mengerti lah) pemrograman web, yaitu HTML, JavaScript, dan bahasa server scripting seperti PHP. Dalam kehidupan nyata sangat diperlukan juga CSS dan DBMS seperti MySQL dan PostgreSQL. Walaupun singkatan dari AJAX ada kata XML, kita tidak harus menguasainya. Jika sudah siap, nyatakan bahwa kita telah menguasai kemampuan dasar tersebut dan siap melanjutkan proses. Dengan demikian, AJAX pun akan menerima kita. Setelah proses di atas selesai, sekarang kita akan menyentuh AJAX untuk pertama kali. nya adalah text editor (misal Notepad++, VI, dan gEdit), internet browser Siapkan peralatan-peralatan yang diperlukan. Peralatan wajib(lebih baik gunakan beberapa internet browser populer untuk uji coba, misal Mozilla Firefox, Internet Explorer, Opera, dan Safari), web server (misal Apache dan Tomcat), dan bahasa server scripting (misal PHP, ASP, dan JSP). Silakan tambahkan sendiri peralatan lainnya sesuai selera. Sekarang kita benar-benar siap untuk menjelajahi AJAX. Contoh pertama, kita belum berhubungan dengan DBMS. Bukan pula hello world atau halo dunia. Kita akan membuat halaman web untuk menerima masukan dan langsung menampilkannya di halaman yang sama. Metode pengiriman data kali ini menggunakan GET. Pertama, kita siapkan halaman/form HTML untuk menerima masukan dari pengguna dan menampilkan hasil masukannya. Misal namanya input_id.html, kodenya:
<html> <head> <title>Hafni Syaeful Sulun | Tutorial AJAX | Mengirim Data ke Server dengan Method GET</title> <script type="text/javascript" src="ajaxscript.js"></script> </head> <body> <form name="form_input_id" method="get" action="javascript:input_id()"> <table> <tr> <td>Nama:</td> <td><input type="textbox" name="nama" /></td> </tr> <tr> <td>Jenis kelamin:</td> <td><input type="radio" name="jenis_kelamin" value="Laki-laki" checked>Laki-laki <input type="radio" name="jenis_kelamin" value="Perempuan">Perempuan</td> </tr> <tr> <td>Pendidikan:</td> <td><select name="pendidikan"><option value="SD" selected>SD</option><option value="SMP">SMP</option><option value="SMA">SMA</option></select></td> </tr> <tr> <td><input type="submit" name="submit" value="Submit"></td> </tr> </table> </form> <div id="main"> <!-- layer untuk menampilkan hasil dari AJAX --> Di sini akan ditampilkan hasil input identitas. </div> </body> </html>
Setelah itu, kita beralih ke berkas JavaScript (dalam contoh ini bernama ajaxscript.js) yang akan menghubungkan form tadi dengan berkas yang akan memproses masukan dari form tersebut. Pertama dan yang wajib, kita buat XMLHttpRequest object, yaitu sebuah API yang menyediakan fungsionalitas scripted client untuk transfer data antara klien dan server[1]. Berikut ini script-nya.
var xmlHttp = GetXmlHttpRequestObject(); // langsung buat XMLHttpRequest object ketika halaman dimuat function GetXmlHttpRequestObject() // fungsi untuk membuat XMLHttpRequest object { try { // Firefox, Opera 8.0+, Safari, Internet Explorer 7+ xmlHttp=new XMLHttpRequest(); } catch (e) { // Internet Explorer < 7 try { xmlHttp = new ActiveXObject("Msxml2.XMLHTTP"); } catch (e) { xmlHttp = new ActiveXObject("Microsoft.XMLHTTP"); } } return xmlHttp; }
Fungsi GetXmlHttpRequestObject akan mencoba (try) membuat XMLHttpRequest object. Jika tidak bisa, maka akan membuat ActiveXObject (ini khusus Internet Explorer < 7). Kemudian, kita buat fungsi untuk mengubah bagian halaman tertentu, yang dalam contoh ini layer (div) ber-id "main", ketika request sedang diproses dan sudah selesai. Kita periksa readyState dari XMLHttpRequest object. Berikut ini nilai-nilai dari readyState: 0 : Request belum diinisialisasi. 1 : Request telah diinisialisasi, dikirim, atau sedang diproses di server. 2 : Response telah diterima klien. 3 : Response sedang diproses klien. 4 : Proses selesai. Kita gunakan readyState 4 saja. Jika bernilai 4, tampilkan hasil request (response). Jika bukan 4, tampilkan keterangan "loading". Eit, memeriksa readyState saja belum cukup karena metode ini hanya akan berhasil jika tidak terjadi kesalahan pada sisi server. Klien tidak mengetahui apakah request telah diproses server atau belum. Untuk memeriksanya gunakan properti status HTTP request--sering lihat kan "HTTP error code 404 object not found" yang mengindikasikan bahwa object/berkas yang di-request tidak ada di server. Untuk keperluan AJAX ini, kita periksa apakah nilainya 200. Properti status ini bernilai 200 jika request telah diproses server. Script-nya:
function stateChanged() // fungsi untuk mengubah bagian halaman ketika AJAX dijalankan { if (xmlHttp.readyState==4 && xmlHttp.status==200) // transfer data klien-server selesai { document.getElementById("main").innerHTML = xmlHttp.responseText; } else // transfer data klien-server belum selesai atau sedang diproses { document.getElementById("main").innerHTML = "Loading..."; } }
Selanjutnya, buat fungsi untuk mengirimkan data ke server dengan method GET[2]. Script-nya:
function GetAjaxRequest(url) // fungsi GET { xmlHttp.onreadystatechange = stateChanged; xmlHttp.open("GET", url, true); xmlHttp.setRequestHeader("Cache-Control", "no-cache"); // untuk menghindari penggunaan cache browser xmlHttp.send(null); }
Pada script di atas terdapat baris xmlHttp.setRequestHeader("Cache-Control", "no-cache");. Ini bertujuan agar browser tidak menggunakan cache (data temporer yang disimpan di browser). Artinya kita ingin mendapatkan data/halaman yang benar-benar baru dari server. Selain dengan mengeset header Cache-Control, mencegah caching juga bisa dengan menggunakan nilai random yang dimasukkan ke dalam parameter GET seperti berikut:
function GetAjaxRequest(url) // fungsi GET { xmlHttp.onreadystatechange = stateChanged; url += "&sid=" + Math.random(); // untuk menghindari penggunaan cache browser xmlHttp.open("GET", url, true); xmlHttp.send(null); }
Karena dalam form HTML kita menggunakan input radio button, kita harus membuat fungsi untuk mengambil nilai yang dipilih pengguna. Sepengetahuanku ya begini, tidak bisa langsung diambil, harus menggunakan fungsi sendiri. Kalau ada yang tahu cara yang lebih mudah, beri tahu aku ya.
function radio_value(radio) // fungsi untuk mengambil nilai dari radio button { for (i=0; i<radio.length; i++) { if (radio[i].checked) return radio[i].value; }
Sekarang buat fungsi yang memproses form. Script-nya:
function input_id() { // berkas PHP yang memproses form plus parameter GET var url = "input_id_action.php" + "?submit=Submit" + "&nama=" + encodeURI(document.form_input_id.nama.value) + "&jenis_kelamin=" + encodeURI(radio_value(document.form_input_id.jenis_kelamin)) + "&pendidikan=" + encodeURI(document.form_input_id.pendidikan.value); GetAjaxRequest(url); }
Script di atas akan mengirimkan nilai-nilai dari form ke berkas input_id_action.php. Sama kan metodenya dengan metode pengiriman form langsung ke berkas PHP tanpa AJAX, yaitu dengan menuliskan parameter dan nilainya di belakang URL? Nah, terakhir kita buat berkas PHP yang akan memproses nilai-nilai yang dikirimkan (dalam contoh ini bernama input_id_action.php). Kodenya:
<?php if (isset($_GET['submit'])) { extract($_GET); echo " Nama: " . $nama . "<br /> Jenis kelamin: " . $jenis_kelamin . "<br /> Pendidikan: " . $pendidikan; } ?>
Referensi XMLHttpRequest bisa didapatkan di sini. Demo tutorial ini bisa dilihat di sini. Kode sumber tutorial ini bisa diunduh di sini.
[1] Definisi dari www.w3.org.
[2] Method yang tersedia untuk XMLHttpRequest object ini adalah GET, POST, HEAD, PUT, DELETE, dan OPTIONS.

Thursday, April 10, 2008

Ta'aruf dengan AJAX

Artikel ini merupakan artikel singkat mengenai ta'aruf atau berkenalan teknologi AJAX. Sasaran artikel ini adalah para pemula. Untuk para ahli, boleh baca, tapi beri komentar ya, barangkali ada kesalahan, atau mungkin malah kebenarannya mau dikomentari. AJAX itu singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. AJAX bukan bahasa pemrograman, melainkan teknik baru dalam menggunakan bahasa-bahasa yang sudah ada (dan intinya adalah JavaScript). Seperti kita ketahui, aplikasi desktop lebih bersahabat (user-friendly) daripada aplikasi web. Yang paling terasa adalah dalam hal respon oleh sistem (server kalau dalam aplikasi web). Aplikasi desktop lebih peka terhadap rangsang, tidak seperti aplikasi web (loading-nya lama). Nah, untuk mengatasi hal ini, maka digunakanlah AJAX. Dengan AJAX, kita bisa membuat aplikasi web menjadi lebih baik, cepat, dan bersahabat. Katanya, AJAX ini dipopulerkan oleh Google pada tahun 2005 melalui aplikasi Google Suggest. Bagi kamu yang belum tahu contoh aplikasi yang didukung AJAX, sebaiknya lihat dulu deh. Ini nih yang mendasari populernya AJAX. Dalam website tradisional, jika kita ingin mendapatkan informasi dari basisdata atau berkas pada server, atau mengirim informasi kepada server, kita harus membuat form HTML dengan metode GET atau POST data ke server. Pengguna harus menekan tombol "Submit" untuk mengirim atau memperoleh informasi, menunggu server meresponnya, kemudian halaman baru akan ditampilkan sebagai hasilnya. Karena server mengembalikan halaman baru setiap kali pengguna mengirimkan form, aplikasi web tradisional berjalan lambat, bahkan terkesan tidak ada respon (tidak user-friendly). Dengan AJAX, JavaScript yang dibuat bisa berkomunikasi langsung dengan server melalui JaavaScript XMLHttpRequest object. Dengan HTTP request tersebut, halaman web bisa request ke web server dan juga mendapatkan respon dari web server tanpa memuat halaman kembali. Pengguna akan tetap berada di halaman yang sama dan dia tidak akan menyadari bahwa script meminta halaman atau mengirim data ke server secara background (tidak terlihat). Berikut ini ringkasan kelebihan AJAX:
  1. Tidak perlu memuat halaman secara utuh sehingga lebih cepat.
  2. Lebih user-friendly.
  3. Platform independent (bisa digunakan di server dan browser (terkini) apa pun).
Dan berikut ini ringkasan kekurangannya:
  1. Browser tidak memberikan keterangan bahwa browser sedang melakukan proses, karena proses terjadi di background. Hal ini bisa diatasi dengan membuat sendiri keterangan tersebut (misalnya progress bar) dari sisi aplikasi kita.
  2. Browser tidak menyimpan browsing history lengkap (karena pengguna tetap berada dalam satu halaman, tidak berpindah ke halaman lain), sehingga pengguna kesulitan untuk kembali ke "halaman" sebelumnya. Bisa diatasi juga, dengan membuat sendiri (lagi) script kembali ke halaman sebelumnya.
Kita baru saja selesai ta'aruf. Tidak usah lama-lama ta'aruf itu. Selesai ta'aruf bukan berarti kita boleh bersentuhan dengannya sekarang. Sabar dan jagalah hati (berpuasalah bila perlu). Kita harus meng-khitbah-nya terlebih dulu, kemudian prosesi inti, baru boleh diubek-ubek. Jadi, tunggu artikel selanjutnya. Insya Allah tidak sampai satu pekan dari sekarang. Tetap semangat, tetap istiqomah, biar tetap bisa berkontribusi untuk teknologi Indonesia.

Saturday, March 22, 2008

Keberhasilan Tim Bundel Soal Gamais Plus 2007

Walaupun sudah lama, tapi tak apa lah aku tulis sekarang. Pada tanggal 25 Februari 2008 kepanitiaan Bundel Soal Gamais Plus 20081 berakhir sudah. Sebenarnya sih sudah selesai semester kemarin. Sudah ditutup. Namun, masih ada satu janji yang belum dipenuhi kepada para distributor kelas, yaitu hadiah untuk distributor terbaik2 dan juga kaos untuk masing-masing kelas. Tidak semua distributor kelas mendapatkan kaos ini karena memang jumlahnya terbatas. Satu kelas ada yang 1 distributor dan juga ada yang 2. Jadi, panitia membaginya per kelas, bukan per orang. Trus, siapa pemenang hadiah utama sebuah ponsel? Dia adalah Alfadho "Dodo" Khasroh, anak STEI, "kera Ngalam", kelas Kalkulus 8. Dia satu-satunya distributor di kelasnya. Padahal, pada waktu pendaftaran, kelasnya merupakan penyumbang calon distributor terbanyak. Dia sebenarnya tidak terpilih untuk jadi distributor proyek ini karena dia juga mendaftar distributor jaket angkatan3. Panitia menginginkan dia menjadi distributor jaket tersebut karena memang harus dibagi agar adil. Tapi, setelah dipilih dua orang dari kelas itu, satu orang yang diterima mengundurkan diri dan mengalihkan haknya kepada Dodo. Ketika ada pertemuan lagi, tiba-tiba panitia dikejutkan dengan munculnya teman sekelas Dodo yang tiba-tiba ikut pertemuan distributor. Jadi, ada tiga distributor kelas Kalkulus 8 menghadiri pertemuan itu. Dan entah kenapa, di pertemuan-pertemuan berikutnya tinggal Dodo seorang yang masih memegang amanah ini. Bagaimana cara Dodo menjalankan aksinya? Dari yang terekam olehku, selain menjajakan barang di kelasnya sendiri, dia juga menawarkan produk-produk yang dijual di kelas lain--setelah batas waktu tertentu, diperbolehkan untuk menjajah kelas lain. Aku juga pernah melihat dia ada di stan milik Gamais di gerbang Ganesa dengan bundel soal Gamais ditata rapi di atas meja stan. Mungkin juga dia menjualnya ke teman-temannya di kosan/asrama dan ke teman-temannya se-SMA. Agresif banget dah. Di luar dugaan pokoke. Kenapa disebut Bundel Soal Gamais Plus? Kali ini panitia tidak hanya menjual Bundel Soal Gamais. Panitia juga menyediakan buku-buku kuliah (Kalkulus, Fisika, dan Kimia), kalkulator, papan jadwal (buatan sendiri, ada logo Gamais), dan flashdisk. Setelah terseok-seok di awal, panitia akhirnya memetik hasil yang sangat fantastis. Bundel soal yang diproduksi total sebanyak 4500 buah terjual habis4. Bahkan konsumennya bukan hanya dari kalangan mahasiswa TPB saja, melainkan dari kalangan mahasiswa S2 juga. Aku punya cerita cukup menarik. Waktu itu, ketika mengurus penyerahan barang kepada para distributor, tiba-tiba ada dua mahasiswi S2 menanyakan apa masih ada 2 bundel soal Fisika. Karena di tempat itu sudah habis, aku pun bergegas ke sekre Gamais karena seingatku di sana masih ada. Setiba di sana, bundel soal Fisika tinggal dua buah. Itu pun cacat. Sampulnya mengelupas, jangan-jangan di dalamnya ada yang rusak juga. Kemudian aku keluar dan menyerahkannya kepada salah satu dari dua mahasiswi tadi dan bilang, "Ini Mba, ada dua, tapi rusak gitu." Dia pun memberikan uang sebagai tanda persetujuan jual beli. Semoga ini bukanlah yang terakhir kali aku berkontribusi untuk Gamais. Masih banyak cara untuk melakukannya. Tetap semangat, tetap istiqomah, biar tetap bisa berkontribusi untuk Islam. Alhamdulillah. Hafni Sulun matur nuwun kagem:
  • Allah, atas kehendak-Mu semua ini terjadi.
  • Rasulullah SAW beserta para sahabat, atas perjuangan kalian Islam mampu bersinar terang hingga ke Institut Tarbiyah Bangsa, eh Institut Teknologi Bandung ini.
  • Kedua orang tuaku, kasih sayang orang tua takkan terbalas oleh anak.
  • Kak Agun, terima kasih atas bimbinganmu.
  • Luthfi dan Gumi, maaf bila aku merepotkan kalian dan belum bisa memenuhi harapan, terima kasih sudah menemaniku.
  • Dina, Desi, dan akhwat-akhwat Depkon G lainnya, terima kasih banget sudah membantu.
  • Para pencari barang tambahan yang dijual: Satria, Ridwan, Riandi; tanpa kalian mungkin barang yang dijual sedikit banget.
  • Mas Tyo, terima kasih desain sampulnya, bagus banget, tapi maaf ya, kami edit tanpa sepengetahuanmu.
  • KM3, Maifi, dan Kamamuki; terima kasih telah membuat pembahasan BSG kali ini.
  • Para ujung tombak alias distributor kelas, kalianlah penentu kemenangan ini (tanpa melupakan Yang Maha Berkehendak).
  • Para konsumen, semoga puas dengan apa yang kami persembahkan.
  • Tim BSG 2008: Gibran, Dodo, Dhana, dkk.; semoga kalian bisa lebih baik daripada tahun ini. Denger-denger, 100 juta?! Aamiin.
  • Dan pihak-pihak lain yang telah memberikan dukungan hingga ludesnya BSG yang kami produksi.

1 Nama ini hanyalah fiktif belaka, tapi berdasarkan kisah nyata, hanya diplesetkan.
2 Namanya terbaik ya hanya satu
3 Sama-sama proyek Depkon Gamais.
4 Dikurangi bundel soal yang tidak terjual karena rusak.

Wednesday, March 12, 2008

Nyrempet Mitsubishi Lancer

Siang tadi pas mau berangkat kuliah, aku nyrempet mobil cukup mewah, Mitsubishi Lancer. Mobil itu sudah dimodif cukup keren, di antaranya cat bagus, pelek lebar, ban tipis. Selepas sholat Dzuhur berjamaah di Masjid LIPI, aku pulang ke kosan, terus siap-siap berangkat kuliah. Sebelum ke kampus, aku makan dulu di Cisitu. Nah, selepas makan, di depan gerbang Cisitu LIPI, aku (mengendarai motor) nyrempet mobil itu1. Nyrempet bagian depan-kanan-nya hingga menyebabkan bempernya rusak (pengaitnya patah, memble deh itu bemper) dan catnya lecet. Kalau motorku sih hanya luka di pedal transmisi (bengkok dan karetnya lecet). Ini murni salahku. Awalnya aku kira tidak menyebabkan luka. Jadi, aku tancap gas saja. Tapi si pengemudi mobil itu membunyikan klakson. Aku pun memperlambat laju dan akhirnya berhenti. Ya Allah semoga tidak terjadi hal yang sangat buruk. Berharap pengemudinya seperti bapakku. O ya, bapakku mah kalau ditabrak gini, tidak mempermasalahkan, tidak berhenti, langsung jalan saja. Misalnya pas mudik lebaran tahun lalu ke Wonogiri. Mobil yang keluargaku naiki (bapakku sebagai pengemudi) ditabrak dari belakang oleh mobil lain hingga cedera parah. Lebih parah daripada yang aku tabrak ini. Tapi, bapakku tetap melaju santai. Mobil yang nabrak itu malah berhenti. Setelah aku dan mobil yang aku tabrak berhenti, si pengemudi turun (hanya satu orang di dalam mobil itu). Ternyata dia seumuran denganku. Alhamdulillah, orangnya baik. Kami pun berdiskusi untuk menyelesaikan ini hingga akhirnya disepakati kami ke bengkel (di Kandaga) bersama dan aku yang akan membayar biaya perawatannya--karena memang aku yang salah walaupun dia naik mobil dan aku naik motor. Terpaksa deh bolos kuliah IF3291. Sesampai di bengkel, kami dan orang bengkelnya ngobrol tentang mobil itu dan juga tentunya masalah harga perbaikan. Dari pembicaraan singkat itu, aku dapat info, antara lain mobil itu pernah mengikuti kontes (mungkin sering), beberapa hari lagi mau ikut kontes lagi, dikontrak Djarum Black pula (di bodi mobil ada iklan Djarum Black, rokok pemilik mobil itu pun bermerek Djarum Black), kemarin mobil itu baru saja keluar dari bengkel karena musibah (yang ini dibiayai Djarum Black). Setelah sepakat masalah harga aku pun melihat uang tunai yang aku bawa. Ternyata kurang. Untung di dekat situ ada BNI + ATMnya. Aku pun ke ATM itu. Aku terkejut ketika melihat ada tulisan yang intinya ATM sedang tidak dapat dipergunakan. Ya Allah.... Aku masuk deh ke bank dan menanyakan ke satpam apakah bisa ambil uang tanpa buku tabungan. Jawabnya tidak bisa. Katanya di sebelah timur (lurus terus) ada ATM BNI lagi kira-kira 700 m. 700 m? Dekat lah. Jalan kaki saja. Aku pun jalan berharap menemukan ATM. Kira-kira 500 m jalan, di persimpangan, aku baca plang: ada ATM Niaga di RS Santo Yusup Cikutra. Aku pun belok ke arah utara dan ke ATM Niaga itu. Karena bukan ATM BNI, aku gunakan ATM Shar-E biar gratis. Lagi-lagi aku diberi cobaan. Uang tidak keluar. ATM bilang ada error, kira-kira "Transaksi tidak dapat dilakukan saat ini. Silakan coba lagi nanti.". Ya Allah.... Aku pun balik lagi ke simpang tadi dan melanjutkan perjalanan ke timur mencari ATM. Jalan sekitar 200 m, aku melihat ada BRI. Aku dekati, ternyata hanya bank, tanpa ATM. Jalan lagi deh. Dan akhirnya melihat banyak bank di depan. Memang area perbankan di sini. Yang paling dekat adalah Bank Danamon + ATMnya di seberang (sebelah selatan) jalan. Karena bukan BNI lagi, aku pakai ATM Shar-E. Eh, gagal maning, gagal maning. Duite ora metu. Pesan error-nya sepertinya sama dengan yang di ATM Niaga tadi. Ya Allah.... Aku jadi yakin ini karena memang saldonya kurang. Yang buat program ATMnya tidak beres nih. Masa pakai pesan global gitu, tidak spesifik. Su'udzonnya lagi, jangan-jangan saldonya tetap dikurangi seperti yang pernah aku alami di ATM BNI. Karena sudah cape dan buru-buru, aku pun mencoba menggunakan ATM BNI yang saldonya masih cukup. Alhamdulillah, berhasil. Setelah keluar dari ATM, aku melihat ada plang ATM BNI di seberang jalan sebelah timur kira-kira 50 m. Ternyata itu ATM BNI-nya. Ini sih bukan 700 m dari ATM BNI depan Kandaga. Menurutku ini 1,5 km--apa perasaanku saja?. Coba saja deh, hitung sendiri. Ya wis lah. Sekarang balik ke bengkel. Jalan kaki lagi atau naik angkot ya? Jalan kaki dong. Cuma 1,5 km kok. Hehe. Bagiku lebih baik jalan kaki. Aku tidak suka naik angkot jarak dekat seperti itu kecuali lagi pengen naik angkot atau tidak pengen jalan kaki. Lagian, kalau naik angkot juga tidak bisa sampai Kandaga karena di persimpangan ke arah Kiaracondong, angkot harus belok kiri. Jalan kaki lagi deh. Cape. Aku jalan cepat lagi, dengan langkah panjang pula--kebiasaan kalau jalan sendirian. Sesampai di bengkel, si pengemudi Lancer tadi sudah tak kelihatan. Kata orang bengkel, "Dia sudah pergi. Urusan mobil biar langsung sama Mas saja." Sudah cape-cape, ternyata dia sudah pergi. Aku bayar deh biayanya dan bergegas ke kampus karena masih ada kuliah IF3211 jam 4 sore. Akhirnya, alhamdulillah, yang penting tidak punya hutang.
1 Dari ketiga kecelakaanku ketika naik motor, selalu aku mengendarainya dengan pelan. Pertama, nabrak sepeda (sampai aku dan pengendara sepeda itu cedera). Kedua, nabrak truk (truk beneran lho). Dan ketiga, nabrak mobil (ini). Bener kata bapakku, pelan itu lebih susah daripada kencang. Makanya pas belajar dulu pelan-pelan. Kalau mau kencang kan tinggal pelintir gas lebih dalam saja.

Thursday, February 28, 2008

Lagi-Lagi, Kartun Nabi Muhammad SAW

Barusan baca postingan dari seorang teman di milis Fathifarhat (muslim ITB angkatan 2005). Dia mendapat berita ini dari temannya. Isinya seperti ini:
Koran Denmark Jyllands-Posten tanggal 13 Februari 2008 kembali memuat kartun Nabi Muhammad SAW yang telah mengganggu ummat Islam sedunia pada tahun lalu. Pemuatan itu didasari oleh tertangkapnya 3 orang katanya, sedang merencanakan pembunuhan terhadap salah satu pembuat kartun tersebut Terus baru baru ini Wikipedia Foundation yang berbasis di San Francisco juga memuat artikel Nabi Muhammad berbahasa Inggris ternyata memuat beberapa gambar yang diberi keterangan sebagai sosok Nabi Muhammad Saw. Banyak protes dar kalangan kaum muslimin yang menginginkan gambar itu tapi pihak Wikipedia menyerahkan pilihan pada pengunjung situsnya apakah mau melihat gambar-gambar itu atau tidak. UNTUK ITU KEPADA TEMEN TEMEN MOSLEM YANG NGAKU CINTA KEPADA NABI KITA MUHAMMAD SAW AYO IKUT BERGABUNG MENGISI PETISI UNTUK MENGHAPUS GAMBAR KARTUN DI WIKI PEDIA CARANYA SILAHKAN KLIK DISINI : http://www.thepetitionsite.com/2/removal-of-the-pics-of- muhammad-from-wikipedia atao DISINI : http://cokiehti.wordpress.com/2008/02/27/wikipedia-memuat- kartun-nabi-muhammad/ Semoga niat suci temen2 untuk membela Sang Nabi menjadi salah satu tiket Menuju Syurga-Nya Allahu Akbar……. Allahu Akbar……. Allahu Akbar……
Petisi di thepetitionsite.com itu di-sign pertama kali pada tanggal 4 Desember 2007. Sudah lama juga. Halaman Wikipedia yang dimaksud di atas ada dua, yaitu http://en.wikipedia.org/wiki/Muhammad dan http://en.wikipedia.org/wiki/Depictions_of_Muhammad. Dua-duanya dikunci alias tidak bisa disunting sembarang orang. Di halaman yang disebut terakhir bahkan ada tulisan:
Editing of this article by unregistered or newly registered users is currently disabled because of issues with image removal. If you cannot edit this article and you wish to make a change, you can discuss changes on the talk page, request unprotection, log in, or create an account.
Baca juga artikel terkait dari Hidayatullah.com, klik di sini. Bagaimana tanggapan kamu?