Wednesday, February 20, 2008

Sony Ericsson XPERIA™ X1: Begitu Menggoda

Beberapa hari yang lalu aku mengunjungi situs Sony Ericsson. Seperti yang sering kita lihat, di halaman depan--setelah memilih negara--dipajang ponsel-ponsel terbaru. Ada cukup banyak ponsel baru kali ini. Namun, hanya satu yang memikat hatiku, yakni ponsel yang dipajang di urutan pertama, Sony Ericsson XPERIA™ X1. Pertama yang kita lihat pasti tongkrongannya. Bentuknya sangat berbeda dengan semua ponsel yang pernah diluncurkan Sony Ericsson. Pantas saja ponsel ini diberi label baru, yaitu X. Ponsel ini terlihat seperti ponsel-ponsel fesyen nan canggih masa kini dari vendor lain yang telah terbit lebih awal, seperti Apple iPhone dan LG KE850 Prada. X1 memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dua ponsel tersebut, sampai-sampai ponsel ini disebut-sebut sebagai "iPhone killer". Salah satu keunggulannya yaitu X1 memiliki keyboard QWERTY sehingga membuat penggunanya lebih mudah dalam menulis. Untuk menggunakan keyboard QWERTY ini, Sony Ericsson menambahkan arc slider layaknya HTC TyTN II, tetapi lebih landai. Eh, beda ding, HTC TyTN II di-sliding lurus dulu, baru ditekuk, sedangkan SE X1 di-sliding langsung membentuk sudut kecil karena "rel" slider-nya cekung. Layarnya berjenis TFT (Thin Film Transistor) berukuran 3 inch wide VGA (800 x 480) dan didukung fitur layar sentuh (touchscreen), tetapi sayang hanya bisa menampilkan maksimal 65.536 warna. Bodinya terbuat dari bahan metal sehingga menambah kesan mewah ponsel ini dan tentu prestise pemiliknya. Sony Ericsson mengenalkan fitur baru melalui ponsel ini, yaitu XPERIA™ panel interface. Dengan ini, pengguna bisa menavigasikan menu menggunakan jari tangan, tidak perlu lagi alat bantu bernama stylus. Namun, tetap saja kita akan mendapatkan stylus dari ponsel ini. Stylus ini digunakan sebagai alternatif menulis karena ponsel ini mendukung handwriting recognition. Ada yang baru lagi yang dilakukan Sony Ericsson melalui ponsel ini. Baru kali ini mereka menggandeng Microsoft® untuk menyediakan sistem operasi Windows Mobile® terbaru, yakni Windows Mobile® 6, yang memiliki interface menyerupai interface Windows Vista®. Seandainya saja menggunakan Linux lengkap dengan Compiz Fusion, wow! Ponsel ini bisa digunakan di negara mana pun, karena mendukung semua (4) band GSM. Selain itu, juga mendukung jaringan 3G (UMTS) dan 3,5G (HSDPA). Dan layaknya ponsel canggih lainnya, X1 bisa digunakan untuk berinternet ria melalui Wi-Fi1. Ada fitur aGPS pula. O ya, kamera sekunder VGA pun tersedia untuk video call--tetapi letaknya tersembunyi, sehingga susah diidentifikasi2. Ponsel ini layak menyandang sebutan ponsel bisnis sekaligus fesyen karena di balik desainnya yang menawan, ada fitur-fitur yang bisa mendukung bisnis kita. Sebut saja penyunting dokumen yang bisa digunakan untuk mempersiapkan presentasi, e-mail untuk berkomunikasi dengan kolega, dan RSS reader agar selalu up-to-date terhadap berita-berita terkini. Bila kita jenuh dengan urusan bisnis, kita bisa menikmati musik melalui Windows Media® Player Mobile. Lebih asyik lagi, X1 telah mendukung Bluetooth™ stereo (A2DP). Kebanyakan vendor tidak terlalu memerhatikan fitur kamera untuk ponsel bisnis mereka. Hanya sebagai pelengkap. Lihat saja, kebanyakan kamera yang disematkan hanya bisa mencapai resolusi 1,3 MP atau 2 MP. Berbeda dengan X1 yang dikaruniai penangkap gambar berkekuatan 3,2 MP. Namun, jangan harap hasilnya akan mampu menandingi jepretan ponsel Sony Ericsson berlabel Cyber-shot™ walaupun resolusinya sama. Subhanallah, semakin menambah daftar ponsel yang aku inginkan. Sebelumnya sudah ada SE K770i, SE C902, dan HTC TyTN II. Memang aku lebih suka ponsel berkamera cukup lumayan atau berteknologi terkini. Informasi lebih lengkap, bisa klik di sini. Ya Allah, mudahkanlah aku untuk meminangnya.
1 Wi-Fi bisa dikatakan jalur alternatif untuk berinternet secara hemat karena banyak tempat yang menyediakan akses Wi-Fi gratis.
2 Diperbarui pada tanggal 6 Maret 2008, referensi: Mobile Gazette.