Wednesday, February 6, 2008

Makan-Makan DAP ComLabs ITB 2008 #1


Senin, 28 Januari 2008 merupakan kali pertama kami, tim Divisi Akses Publik 2008 makan bersama. Acara ini merupakan kegiatan rutin tiap bulan. Tujuannya sih mempererat tali silaturahim. Untuk acara pertama ini, kami memilih tempat di "warung makan" Platinum, di pelataran Cihampelas Walk alias CiWalk.

Sebenarnya target kami bukan Platinum, melainkan Bumi Joglo--katanya sih di Dago Pakar. Yah, aku sih awam banget masalah beginian. Nurut aja deh, yang penting halalan thoyyiban. Nah, kenapa akhirnya mengalihkan perhatian ke Platinum? Waktu mau berangkat, Senin siang, hujan mengguyur bumi bermartabat--Bandung. Sampai sore. Rencana ke Bumi Joglo sore itu pun dibatalkan. Akhirnya setelah melalui perdebatan sengit selama kira-kira setengah jam, diputuskanlah ke Platinum. Kloter dibagi menjadi dua. Aku ikut kloter kedua. Kloter pertama ditugasi untuk memesan tempat dan harusnya naik motor, tapi tidak jadi. Jadinya mereka naik angkot. Jam 6 petang, 10 menit setelah kloter pertama berangkat, aku dan beberapa teman di kloter kedua berangkat naik angkot juga. Motor aku tinggalkan di kampus. Tidak ada yang naik motor walaupun beberapa di antara kami punya motor.

Setiba di lokasi kejadian, kami diberi daftar menu satu per satu--kayanya ada yang tidak dapat deh. Aku pun menelitinya. Sebagian besar masakan asing bagiku. Yang tidak asing paling nasi putih. Hehe.... Dari total 16 anggota tim, hanya 12 saja yang ikut. Dan jatah sebenarnya 15ribu per orang, melonjak jadi 21ribu per orang. Selain ada yang tidak datang, juga karena ada tambahan uang dari dua divisi--kalo ga salah. Aneh, di bawah divisi--Divisi Akses Publik-- ada divisi lagi--Divisi Maintenance, Divisi Kominfo, dll. Ternyata uang segini banyak tidak pas untuk dialokasikan di warung ini. Menurutku sih idealnya 26-30 ribu karena harga makanannya rata-rata 20 ribuan. Aku pun menjatuhkan pilihan ke Combo Tepanyaki seharga 20 ribuan (belum termasuk PPN 10 %). Tidak pesan minuman. Nanti beli di luar saja. Setelah itu, aku mengambil jajanan welkom--krupuk 3 jenis. Lumayan lah, walaupun sedikit sudah bisa membuat langit-langit mulutku lecet-lecet--ah, apa ini namanya.


Waktu sholat maghrib pun tiba. Kami tunaikan kewajiban ini di mushola CiWalk. Setelah itu, beli minuman di Toserba Yogya. Waktu itu beberapa dari kami, yang beli minuman di Toserba Yogya--termasuk aku, merasa tidak enak karena beli minuman di luar, tapi ya ... terpaksa. Mahal banget minuman di Platinum. Setiba di warung itu lagi, masakan sudah siap semua. Setelah melihat masakan yang dipesan, berkomentarlah beberapa orang. Yang paling kecewa adalah Presiden DAP ComLabs ITB saat ini, Mamat. Dia bilang, "Pesen Noodle Tepanyaki, yang dateng mie ayam seharga 18 ribu... T__T." Sepertinya kapok dia. Makanan pun kemudian kami lahap.


Sebenarnya aku juga kurang suka dengan makanan seperti ini. Sudah jadi kebiasaan, kalau acara seperti ini, tempatnya tidak sesuai denganku. Maklum lah, cah ndesa. Aku lebih suka makanan Indonesia asli. Ini sih sudah tercemar budaya asing. Setelah makan pun, perut seperti tidak menerima dengan ikhlas, rasanya agak sakit. Hehe....

Tak lupa, acara ini diabadikan. Pelayan di sana pun tak ketinggalan ikut memotret kami. Tak sampai di situ, setelah keluar pun salah seorang pelayan kembali memotret kami. Semoga pada acara selanjutnya makanannya bisa diterima dengan lapang dada.