Monday, October 1, 2007

Software Legal "Murah" dari Microsoft

Sejak tahun 2003 Microsoft bekerja sama dengan ITB dalam program yang bernama Campus Agreement. Dengan adanya program ini, seluruh civitas akademik ITB terbantu dalam penyediaan perangkat lunak legal dari Microsoft yang sering dipakai di lingkungan akademik. Program ini menawarkan lisensi murah atas produk-produk Microsoft. Namun, lisensi ini hanya berlaku maksimal satu tahun (kadaluwarsa setiap tanggal 31 Agustus). Pada awal September lalu, lisensi untuk masa berlaku sampai dengan 31 Agustus 2008 diterbitkan. Daftar produk (jumlah CD, dan nilai harga eceran di amazon.com per 29 Agustus 2007) yang ditawarkan yaitu:
  • Paket 1: (unit kerja, dosen, atau mahasiswa)
    • Windows XP Professional with Service Pack 2 (1 CD, senilai $364.05)
    • Windows Vista Business Upgrade (4 CD, senilai $184.99)
    • Office Professional XP 2007(1 CD, senilai $399.99)
    • Office 2004 for Mac Standard Edition (1 CD, senilai $337.95)
    • Visio Professional 2003 (1 CD, senilai $249.99)
    • Virtual PC 2004 (1 CD, $49.99)
    • Encarta Premium 2007 (5 CD, senilai $36.99)
    Kontribusi per mahasiswa Rp.10.000 dan per dosen Rp 15.000.
  • Paket 2: (unit kerja, dosen, atau mahasiswa Paket 1 ditambah dengan
    • Visual Studio 2005 (6 CD, senilai $1,249.60)
    • Project 2003 Professional (1 CD, senilai $789.99)
    Kontribusi per mahasiswa Rp 15.000 per dosen Rp 20.000.
  • Paket 3: (khusus unit kerja) Paket 2 ditambah Server Products (TBD, senilai >>$1000). Tidak dikenakan biaya (gratis).
  • Paket Autodesk Inventor Sumbangan prodi Teknik Mesin ITB melalui program PHK A3.
Dari situs sumber tidak ada penjelasan produk apa saja pada Server Products (Paket 3) dan Paket Autodesk Inventor. Banyak orang mengira bahwa program ini merupakan jerih payah ITB dalam bernegosiasi dengan Microsoft. Bahkan, sebagian dari mereka mengatakan bahwa pemerintah Indonesia seharusnya belajar dari ITB dalam merayu Microsoft untuk mendapatkan lisensi murah tersebut. Namun, saya kurang yakin dengan pernyataan ini karena sejatinya Campus Agreement merupakan program Microsoft untuk membantu mengembangkan pendidikan perguruan tinggi di seluruh dunia. Jadi, bukan hanya ITB saja yang menjadi mitranya. Beberapa perguruan tinggi lain di Indonesia pun tak luput dari sentuhan Campus Agreement, seperti Unibraw walaupun spesifikasi programnya agak berbeda. Dengan membeli lisensi ini, tetap saja kita akan berada pada masa di mana kita menggunakan software ilegal, yaitu saat lisensi kadaluwarsa sampai dengan kita membeli lisensi lagi. Misalnya, lisensi kadaluwarsa pada tanggal 31 Agustus 2007. Karena malas atau hal lain, kita membeli lisensi lagi pada tanggal 20 September 2007. Dengan demikian, software yang mulanya legal menjadi ilegal selama 19 hari kecuali jika kita menghapusnya sementara pada selang waktu tersebut. Selain Campus Agreement, masih ada beberapa program lain dari kerja sama ITB-Microsoft, seperti Microsoft Innovation Center dan Microsoft Student Ambassador.