Sunday, December 21, 2014

Review Singkat Microsoft Lumia 535 Dual SIM

Microsoft Lumia 535 Dual SIM
Akhir November lalu HP saya Samsung Galaxy S II rusak, tidak bisa di-charge. Beberapa hari kemudian Microsoft merilis HP pertamanya dengan brand Microsoft, bukan Nokia. Lumia 535 Dual SIM namanya. Setelah menimbang-nimbang beberapa hari, akhirnya saya putuskan untuk membelinya secara pre-order. Setelah kehabisan di Lazada dan Blibli, saya masih dapat kesempatan pre-order di Dinomarket dengan harga Rp 1.499.000.

Dinomarket memberikan informasi bahwa barang akan mulai dikirim pada tanggal 11 Desember 2014. Sesuai tagline mereka "Pesan pagi terima sore!", pada tanggal 11 Desember 2014 sore hari, HP pesanan saya sudah sampai di kantor. Sepertinya mereka memiliki tim pengantar barang sendiri, tidak memakai jasa kurir seperti JNE, terlihat dari paketnya yang tidak ada identitas kurir.

Microsoft membuat branding 5x5x5 untuk Lumia 535 Dual SIM. Maksudnya adalah Lumia 535 Dual SIM memiliki kamera depan 5 MP yang dilengkapi dengan wide angle lens, layar dengan bentang diagonal 5 inch, dan kamera belakang 5 MP. Berikut ini spesifikasi singkat Lumia 535.

Body
Dimensi
140.2 x 72.4 x 8.8 mm
Berat
146 g
Layar
Tipe
IPS LCD
Ukuran
5 inch
Resolusi
540 x 960 piksel
Proteksi
Corning Gorilla Glass 3
Platform
OS
Microsoft Windows Phone 8.1
Chipset
Qualcomm Snapdragon 200
CPU
Quad-core 1.2 GHz Cortex-A7
GPU
Adreno 302
Memory
Card slot
microSD, up to 128 GB
Internal
8 GB
RAM
1 GB
Kamera
Utama
5 MP, 2592 x 1936 pixels, autofocus, LED flash
Depan
5 MP
Battery
Jenis
Li-Ion 1905 mAh (BL-L4A)
Stand-by
Hingga 336 jam
Talk time
Hingga 11 jam (2G) / 13 jam (3G)
Music play
Hingga 78 jam

Mari kita mulai membuka kotak Lumia 535 Dual SIM.

Kotak dus Microsoft Lumia 535 Dual SIM
Kotak dus berukuran cukup ringkas. Paket hanya berisikan kebutuhan dasar saja, yakni handset Lumia 535 Dual SIM, micro-usb charger, headset, panduan cepat, dan kartu garansi. Sangat disayangkan, tidak ada kabel data dalam paket ini. Charger yang disertakan merupakan charger biasa, bukan model charger plus kabel data. Namun, konsumen Indonesia cukup beruntung masih mendapatkan headset. Saya baca review di GSM Arena, mereka tidak mendapatkan headset. Katanya hanya pasar Asia yang mendapatkannya.

Bentuk Lumia 535 Dual SIM sangat pas untuk digenggam, tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar. Ketebalannya pun tidak kalah dengan ponsel high-end. Namun, bezelnya cukup lebar, berbeda cukup signifikan dibandingkan HP utama saya Pantech Vega Iron. Malah kesannya Pantech Vega Iron menjadi kecil.

Tampak depan
Pada bagian depan atas terdapat lubang earpiece yang di bawahnya ada tulisan Microsoft. Kamera depan terletak pada sudut kanan atas. Yang cukup aneh dari HP ini adalah letak lubang mic yang tidak seperti pada umumnya HP di bagian bawah body. Microsoft meletakkannya pada bagian depan di bawah layar. Tombol bagian depan (home, back, dan search) juga menyatu dengan layar.

Tampak belakang
Pada bagian belakang terdapat kamera utama di tengah atas dan disandingkan dengan LED flash. Di bagian tengah terdapat logo dan nama Microsoft. Dan di bagian bawah terdapat lubang speaker.

Sisi atas
Sisi bawah
Sisi kanan
Sisi kiri
Pada sisi atas terdapat lubang untuk audio 3.5 mm. Pada sisi bawah terdapat lubang micro-usb. Tombol volume dan power ada di sisi kanan. Terakhir, sisi kiri dibiarkan kosong.

Back cover Lumia 535 Dual SIM bisa dilepas dan diganti dengan warna lainnya. Namun sayang untuk membukanya sangat sulit. Sistem pembukanya tidak seperti ponsel pada umumnya. Tidak ada celah jari untuk membuka. Setelah terbuka, di bagian dalam kita bisa menemukan dua slot kartu micro-SIM dan satu slot kartu microSD.

Live tile
Live tile
Tampilan home bertemakan live tile khas Windows Phone. Shortcut penting yang disematkan secara default di antaranya telepon dan SMS masing-masing untuk SIM 1 dan SIM 2, Lumia Camera untuk memotret menggunakan kamera utama, Lumia Selfie untuk memotret secara selfie menggunakan kamera depan, kalender, cuaca, foto, dan musik+video player.

Keypad untuk melakukan panggilan telepon
Untuk melakukan panggilan telepon, di live tile sudah disediakan shortcut-nya. Kita bisa memilih secara langsung untuk menggunakan SIM 1 atau SIM 2. Tampilan keypad untuk mengetik nomor telepon sangat rapi. Tombol-tombolnya sangat besar sehingga mudah dioperasikan. Kita juga bisa switch dari SIM 1 ke SIM 2 maupun sebaliknya.

Percakapan SMS
Keyboard
Emoticon di keyboard
Tampilan percakapan SMS juga rapi. Pada tampilan membaca pesan, kita bisa switch dari SIM 1 ke SIM 2 maupun sebaliknya secara langsung untuk mengirim balasan tanpa harus keluar dari aplikasi.

Sayang, keyboard untuk mengetik berukuran sangat besar, bahkan lebih dari setengah tinggi layar, sehingga menutup sebagian besar tampilan aplikasi. Untuk bahasa Indonesia ada fitur prediksi, tetapi tidak ada fitur swipe. Sedangkan untuk bahasa Inggris selain mendukung fitur prediksi, Microsoft juga menyediakan fitur swipe. Yang menarik adalah adanya gambar emoticon yang bisa kita gunakan untuk membuat pesan semakin berwarna.

Gameloft Hub
Momento
21 Cineplex
Microsoft juga memasang cukup banyak aplikasi pihak ketiga di Lumia 535 Dual SIM ini. Dari developer global ada BBM, Facebook, Gameloft Hub, Line, Path, dan Twitter. Sedangkan aplikasi lokal hanya ada 21 Cineplex dan Momento.

Update 7 Januari 2014:
Siang ini saya mendapat hadiah sebuah power bank dari Dinomarket karena sudah memberi testimoni atas pembelian ponsel Microsoft Lumia 535 ini. Terima kasih Dinomarket.
Hadiah power bank dari Dinomarket